Jenis-Jenis Wawancara dalam Berbagai Bidang, Penting untuk Diketahui

Jenis-Jenis Wawancara dalam Berbagai Bidang, Penting untuk Diketahui

Jenis-Jenis Wawancara dalam Berbagai Bidang, Penting untuk Diketahui

Ilustrasi wawancara. ©2012 Shutterstock/Andrey_Popov

Merdeka.com - Jenis-jenis wawancara terbagi menjadi beberapa macam sesuai dengan bidangnya. Mulai dari wawancara dalam dunia kerja hingga wawancara dalam bidang jurnalistik.

Perlu diketahui bahwa wawancara merupakan kegiatan tanya jawab antar-dua belah pihak atau lebih guna mendapatkan informasi, data, pendapat hingga keterangan.

Dalam dunia jurnalistik, wawancara ini merupakan tahapan vital yang tak boleh dilewatkan karena sangat bermanfaat agar mendapatkan sumber data jurnalistik yang valid pula.

Tak hanya dalam dunia jurnalistik saja, kini wawancara juga wajib diterapkan dalam dunia pekerjaan, contohnya ketika Anda melamar bekerja maka akan melewati tahapan interview atau wawancara.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah jenis-jenis wawancara dalam berbagai bidang untuk Anda.

Jenis-Jenis Wawancara

Wawancara Bebas

Wawancara bebas ini membuat sang pewawancara dapat menanyakan apa saja kepada narasumber atau pun responden yang ada. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa pertanyaan tersebut harus memiliki hubungan dengan data-data yang diinginkan. Apabila tidak hati-hati, ini akan mengarah pada pertanyaan yang mungkin tidak terkendali.

Wawancara Terpimpin

Selanjutnya adalah wawancara terpimpim ini, interviewer memang sudah dibekali dengan daftar pertanyaan yang lengkap juga terinci.

Wawancara Bebas Terpimpin

Berikutnya adalah jenis wawancara bebas terpimpin. Dalam jenis wawancara ini interviewer akan mengombinasikan wawancara bebas dengan wawancara termpimpin. Dalam pelaksanaannya pewawancara sudah membawa pedoman tentang apa saja yang akan ditanyakan secara garis besar pada nantinya kepada narasumber atau pun responden terkait.

Jenis-Jenis Wawancara di Dunia Kerja

1. Wawancara Standar

Yang merupakan wawancara tradisional atau pun standar. Jenis wawancara ini kerap kali ditemukan dan digunakan dalam wawancara kerja. Saat menjalani wawancara tersebut, narasumber akan diwawancarai oleh seorang interviewer atau pewawancara.

Orang yang menjadi pewawancara bisa seorang staf personalia, utusan departemen atau pun manajer dari sebuah departemen itu sendiri.

2. Wawancara Perilaku

Selanjutnya adalah wawancara perilaku atau behaviour iterview yang memiliki fokus pada perilaku masa lalu narasumber untuk memprediksi perilaku masa depan. Sejumlah perusahaan akan menyukai jenis wawancara satu ini.

Karena dengan wawancara perilaku, mereka beranggapan bahwa perilaku dari seseorang akan memengaruhi kinerjanya pula.

3. Wawancara Situasional

Berbeda dengan wawancara perilaku, wawancara situasional memiliki fokus pada kinerja masa depan narasumber. Umumnya pewawancara kerja akan memberikan narasumber sebuah masalah dan bertanya bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.

4. Wawancara Kasus

Wawancara kasus biasanya akan digunakan oleh perusahaan konsultan. Wawancara ini memiliki fokus pada bagaimana cara Anda menyelesaikan sebuah atau beberapa isu bisnis yang spesifik. Pertanyaan yang diajukan dapat seputar pertanyaan kuantitatif guna mengetahui bagaimana Anda menangani kasus yang sudah diberikan.

5. Wawancara Via Telepon

Wawancara ini biasa dilakukan oleh perusahaan asing yang lokasinya tak berada di negara atau daerah di kandidat.

6. Wawancara Presentasi

Wawancara presentasi ini mengharuskan seseorang pelamar pekerjaan akan diberi sebuah isu bisnis dan diminta untuk mempresentasikan solusi ke satu atau lebih karyawan perusahaan. Pelamar akan diberikan waktu sebanyak 30 menit dan alokasinya adalah 15 menit untuk persiapa dan 15 menit untuk presentasi.

7. Wawancara Panel

Umumnya, wawancara panel ini Anda akan diwawancara oleh sebanyak 5 orang interviewer. Mereka akan menanyakan beragam jenis pertanyaan.

haru koesmahargyo kita harus tangguh dan tumbuh

Dirut BTN Haru Koesmahargyo: Kita Harus Tangguh dan Tumbuh

dikit langsung dicap radikal

AHY: Beda Dikit, Langsung Dicap Radikal

pemikiran pemikiran ahy ruang merdeka

VIDEO: Menyelami Pemikiran-Pemikiran AHY

Jenis-Jenis Wawancara dalam Dunia Jurnalistik

1. Wawancara dengan Janji Terlebih Dahulu

Wawancara dengan janji terlebih dahulu sering kali disebut dengan intervie by appointment. Dalam jenis wawancara ini persiapan merupakan hal terpenting. Misalnya mencari tahu latar belakang narasumber. Tak hanya itu, pokok-pokok yang akan diwawancarai juga harus dipahami dengan amat matang.

2. Wawancara Langsung

Selanjutnya adalah wawancara yang disiarkan secara langsung. Bagian terpenting dari jenis wawancara ini adalah dapat direkam untuk digunakan kelak sebagai ilustrasi audio yang aktual.

Wawancara langsung lebih menghidupkan sajian sebuah berita atau informasi lantaran pendengar atau pemirsa dapat menerima informasi secara langsung dari pihak narasumber. Wawancara langsung ini juga dapat menambah sisi dan aspek human interest.

3. Wawancara di Tempat Kejadian

Wawancara di tempat kejadian kerap kali disebut dengan on the spot interview. Cara wawancara ini biasanya dilakukan ketika sedang ada peristiwa kecelakaan besar atau pun terjadi bencana alam.

4. Jumpa Pers

Selanjutnya adalah jumpa pers atau biasa disebut dengan news coman. Wawancara jenis ini biasanya memiliki sifat rombongan. Dalam artian ada banyak wartawan yang akan mewawancarai satu narasumber atau lebih dengan durasi yang bersamaan.

5. Wawancara Via Telepon

Jenis wawancara ini bukanlah yang utama. Wawancara via telepon digunakan pada waktu yang sangat darurat saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *